Wednesday, July 13, 2011

You are so blessed


Saat Anda bangun pagi dan merasa segar, Anda telah lebih beruntung dari jutaan yang lain yang tidak akan bisa bertahan melewati minggu ini.

Bila Anda tidak pernah mengalami kegetiran perang, kesepian saat terpenjara, rasa sakit akibat siksaan dan penderitaan dalam kelaparan, Anda tidak seperti berjuta-juta umat manusia yang masih mengalaminya saat ini.

Anda masih memiliki persediaan makanan di kulkas, baju di lemari, atap di atas kepala dan sebuah tempat untuk tidur, Anda jelas lebih kaya daripada mayoritas orang lainnya di dunia.

Dan bila Anda mempunyai rekening di bank dan uang di kantong, sebenarnya anda sudah berada di antara mereka yang dikategorikan kaya.

Apabila Anda masih mempunyai orang-tua, dan keluargamu hidup bersama, Anda termasuk kelompok beruntung yang sudah semakin jarang ada.

Bila Anda mampu mengangkat kepalamu tegak dan tersenyum kepada semua di sekelilingMu, Anda dikaruniai kasih, karena walau kebanyakan orang sebenarnya bisa melakukannya, mereka tidak melakukannya.

Bila Anda juga menggunakan tanganmu untuk menggenggam tangan mereka yang membutuhkanmu, memeluk mereka untuk berbagi kehangatan, meletakkan tanganmu ke pundaknya seolah ingin mengambil alih beban berat dari hidup mereka, Tangan Anda telah menjadi perpanjangan tangan Tuhan.

Tuesday, May 24, 2011

Menghargai keragaman, menjembatani perbedaan.


Kekayaan adalah keinginan kebanyakan orang,
namun bila kekayaan membuatku menjauhi mereka yang miskin,
biarlah saya jangan memilikinya.

Keelokan rupa adalah keinginan kebanyakan orang,
namun bila elok rupa membuatku menghindari mereka yang buruk rupa,
biarlah saya jangan memilikinya.

Kecerdasan adalah keinginan kebanyakan orang,
namun bila kecerdasan membuatku meremehkan mereka yang lamban,
biarlah saya jangan memilikinya.

Saya telah peroleh demikian banyak kelebihan, kemudahan dsan keberuntungan dalam hidup,
semoga tidak pernah saya mengabaikan mereka yang tidak memilikinya.
semoga saya senantiasa ingat untuk berbagi dengan mereka yang belum memilikinya.

Semoga tidak ada yang disisihkan karena ras dan keyakinannya.
Semoga tidak ada yang dikucilkan karena penyakit dan kelainannya.
Semoga tidak ada yang diabaikan.
Semoga tidak ada yang dilupakan.
Semoga tidak ada yang ditinggalkan.

Saturday, May 21, 2011

Pengelana Sejati

Seandainya terjadi Anda kekurangan motivasi untuk bekerja bagi kemanusiaan,
atau tengah menggali apa yang menjadi panggilan hidupmu,
lihatlah apa yang Mereka telah lakukan bagi yang lain.

Seandainya Anda ingin tahu lebih lanjut tentang Cinta, tentang Kebesaran Jiwa,
Bila Anda ingin benar-benar paham tentang Kegembiraan, atau tentang Kekuatan,
Mereka adalah guru-guru terbaik mengenainya.

Seandainya Anda mencari alternatif bagi konsumerisme,
atau sistem pendidikan yang lebih sesuai,
atau gaya hidup yang lebih bersahabat dengan alam dan terjamin keberlangsungannya
Mereka telah lama mencari, dan harusnya dapat memberikan beberapa petunjuk

...

Seandainya suatu hari nanti,
warna warni, gemerlapan-nya dunia tidak lagi satu-satunya ke-indah-an bagimu,
keramaian dan hiruk-pikuknya dunia-pun tidak lagi menjadi musik pendamai hatimu,
sikut-menyikut tidak lagi dipercaya sebagai cara memenuhi segala kebutuhanmu,
Polusi udara telah menyesakkan paru-parumu,
Polusi suara telah memekakkan telingamu,
air berklorin dan makanan yang tidak sehat melemahkanmu.
...berarti Anda telah semakin dekat kepada jalan setapak yang telah Mereka lewati.

...

Bagi diriku sendiri, setiap kali saya ragu dengan apa yang menjadi pilihanku sekarang,
atau merasa tidak berdaya, tidak cukup kuat, untuk melanjutkan apa yang telah dimulai,
segera saya berpaling kepada Mereka, yang telah pernah melewati jalan yang sama ini.

Seandainya terbersit dalam pikiranku,
sebuah rasa bangga diri, merasa telah melakukan banyak,
segeralah aku menghadap kepada Mereka,
semoga tidak pernah terjadi, diriku dikuasai kesombongan.

Terima kasihku kepada semua kaum Pengelana Sejati.
inspirator-ku untuk selalu berjalan di dalam jalan kasih.



Monday, May 16, 2011

Komunitas Kasih



Semua insan disekitarku,
adalah merupakan guru, pelindung, penyokong bagi diriku.
Terhadap semuanya saya senantiasa akan bersikap hormat dan tulus,
dengan kerendahan hati akan hidup dalam keharmonisan dengan semuanya.

Terhadap mereka yang hidup dalam kebodohan, kegelapan dan kejahatan,
dalam berbagai kelahiran tidak menyadari Dharma dan bertemu dengan seorang Guru.
Terhadap mereka tidak seharusnya saya membenci,
semoga (melalui diriku) mereka akan melihat keberhargaan Jalan.

Terhadap mereka yang miskin, hidup dalam kekurangan,
sebagai akibat dari tiada akar kebaikan dan jasa pahala.
Terhadap mereka tidak akan saya meremehkannya,
bagi mereka semoga terbentuk kesempatan untuk berbuat baik.

Terhadap mereka yang dengannya saya berbeda pendapat,
yang mengkritik, juga mencemooh idealisme yang kuyakini,
yang tetap saja menghujat walau telah dihadapi dengan tulus,
diantara semua yang lain, mereka adalah Guru-guru utamaku.

Terhadap mereka yang hidup menyendiri dan terdera kesepian,
sebagai akibat dari dahulu tiada mengikat jodoh baik.
Terhadap mereka tidak akan saya mengucilkan,
sebaliknya akan saya sadari sebagai juga merupakan benih-benih Buddha.

Terhadap mereka yang lelah mengahadapi kerasnya tekanan kehidupan,
tidak berdaya, terjebak dalam kekusutan rutinitas hidup,
terkontaminasi pola hidup dan faktor pendukung kehidupan yang tidak sehat,
semoga bagi mereka ada sebuah suaka pemulihan jiwa dan raganya.

Terhadap mereka yang masih sangat kecil, tengah membutuhkan pemeliharaan,
yang muda, sedang membutuhkan bimbingan dan pengarahan,
yang telah tua, membutuhkan perhatian dan tempat tempat berlindung.
wanita, yang membutuhkan sebuah ‘rumah’ untuknya mengabdi,
pria, yang mencari sebuah ‘tujuan’ untuk menjadi karyanya,
bagi semuanya, semoga menemukan sebuah Komunitas Kasih yang mengayomi mereka.

Setiap ekor hewan, unggas, makhluk air dan serangga,
bunga, buah, daun, umbi, dan polong, semuanya: rumpun, semak maupun pohon,
setiap bongkah batu, setiap tetes air, setiap butir pasir maupun segenggam tanah.
semoga masing-masing menemukan tempatnya dalam ‘Lukisan Illahi’.

Semoga sumber kehidupan yang layak selalu tersedia.
Cuaca dan musim bersahabat,
benih dan panen mencukupi untuk semuanya.
Sehingga kedamaian mewarnai setiap wajah.

Semoga bagi setiap siswa kemanusiaan ada taman pembelajarannya.
Semoga ada sebuah kawah Candradimuka bagi semua pejuang kemanusiaan.
Semoga bagi setiap musafir senantiasa menemukan oasis-nya.
Semoga bagi setiap laskar kasih ada cantonment untuknya.

Semoga semua tonggak peradaban tegak berdiri.
Sanggar budaya aktif dalam memperhalus kepribadian.
Dojo terpelihara untuk mengasah semangat.
Balai-balai pustaka terawat menjadi tempat memperdalam pengetahuan.

Semoga Tiga Pusaka tidak pernah sirna dari muka bumi.
Kualitas-kualitas Buddha tetap dapat dilihat di sekitar setiap insan.
Jalan Dharma terpelihara dan senantiasa dijalankan.
Dan komunitas pembinaan diri jaya dan berfungsi baik.

Semoga setiap insan menemukan pelabuhan kasihnya,
Semoga setiap insan menyeberang,
Semoga setiap insan mencapai tepian seberang,
Semoga setiap insan mencapai tepian kebahagiaan.

Gate, Gate, Paragate, Para Samgate Bodhisvaha.